Kisah Sang Pemimpi

Di usia 6 tahun Ayahnya meninggal,
Di usia 15 tahun Ibunya meninggal,
Di usia 22 tahun dia berhasil menyelesaikan pendidikannya di fakultas Kehutanan UGM,
Di usia 23 tahun dia mulai bekerja menjadi tukang kebun di daerah cibubur hanya 2 bulan saja dan diangkat menjadi Mandor perkebunan di daerah Wanayasa Purwakarta,
Di usia 25 tahun dia meninggalkan pekerjaan sebagai Mandor dan merantau di Ibu Kota untuk belajar di fakultas Ekonomi Universitas Borobudur dan mencari peluang pekerjaan baru.
Di usia 26 tahun dia mulai bekerja menjadi seorang Sales di perusahaan Foundry (pengecoran) di Pulogadung Jakarta,
Di usia 27 dia menikah dengan Frida Tiodora Marpaung,
Di usia 28 dia menjadi seorang Ayah dengan lahirnya Sang Bidadari – Irena Kalista, karier di tempat bekerjapun mulai meningkat dengan menerima jabatan baru sebagai Asst Sales Manager,
Di usia 29 tahun dia mencoba belajar kembali di Universitas Borobudur dengan program studi Hukum Bisnis namun gagal di penghujung Skripsi,
Di usia 31 tahun kembali menjadi seorang Ayah dengan lahirnya Sang Jagoan – Jordan Duta, dan kegiatan serta karier di perusahaan semakin meningkat seiring bertambahnya waktu, namun…
Di usia 36 tahun dia mengundurkan diri dari perusahaan Foundry yang sudah di geluti selama 10 tahun dengan jabatan terakhir sebagai Marketing Manager, dan selang satu bulan setelah undur diri dia mendapatkan pekerjaan baru menjadi Plan Manager di sebuah perusahaan Machinery di daerah Lippo Cikarang,
Di usia 37 tahun sambil bekerja dia mulai mencoba menggeluti dunia asuransi dalam program 3i Networks.
Di usia 38 tahun undur diri dari perusahan Machinery untuk menggeluti & menekuni dunia asuransi fokus menjalankan 3i Networks.
Di usia 39 tahun dia bersama keluarga tercinta kembali ke Kampung Halaman untuk menetap disana dalam rangka mengembangkan program 3i Networks sambil menikmati hidup menuju sebuah perubahan baru yang jauh lebih baik.
Hari ini dia sudah mulai menjadi pengangguran berpenghasilan yang taat pajak, perubahan baru ‘from Zero to Hero untuk menggapai mimpi menjadi seorang Milyarder.

Jauh sebelumnya dia pernah bermimpi, di usia 40 tahun dia ingin Pensiun dari pekerjaan dan kembali ke kampung halaman untuk menciptakan sebuah lapangan pekerjaan baru, ternyata, lain ceritanya…
Tuhan mempercepat impiannya, di usia 39 tahun Impiannya untuk pensiun dari pekerjaan sudah terwujud. Dan hari ini seiring pertumbuhan bisnis asuransinya impian impiannya yang lain satu persatu mulai terwujud.

Semua ini dimulai dari kata MIMPI…
Tidak ada kata terlambat untuk mulai bermimpi & melakukan sebuah perubahan…
Semua Impian kita pasti akan Terwujud asal Berani Melangkah untuk mewujudkannya.

Hampir 5 tahun bergabung di bisnis asuransi ‘3i Networks, di awal perjalanan hanya sebagai nasabah saja dan baru 4 tahun ini mulai menjalankan bisnisnya dengan serius.
Dan kini dia sudah bisa membuat sebuah cerita Perjalanan Sukses…

http://arypraptono.com/ini-ceritaku-mana-ceritamu/


Salam Kenal, Salam Persahabatan & Salam Sukses

Ary Praptono | Sang Pemimpi
www.AryPraptono.com